Ada apa di tahun 2015?

Kalau tahun 2014 kemarin gue terkaget-kaget dengan kapasitas seorang “gue”, tahun ini gue masih aja terkaget-kaget dengan apa yang ternyata bisa “gue” lakukan.

Tahun 2015 ini spesial sekali karena untuk pertama kalinya gue menginjakkan kaki di negara yang sangat asing buat gue, yang namanya cuma gue dengar di radio, yang pemandangannya cuma gue tonton di TV dan bioskop, yaitu Belanda. Untuk pertama kali juga, gue akan pindah jauh sekali dari keluarga dan sahabat untuk merajut mimpi dan membuat mimpi-mimpi baru. Ini adalah langkah yang sangat besar untuk gue. Walaupun dari dulu gue nggak pernah pindah kemana-mana dari Jakarta, tapi sejak dulu gue ngerasa bahwa gue punya kapasitas lebih untuk menjalani hidup yang gue inginkan, walaupun itu harus dibayar dengan jarak jauh dengan keluarga dan sahabat. Akhirnya dengan semangat itu, gue dengan penuh semangat pindah ke Belanda.

Sampe di Belanda, sepertinya ujian hidup baru dimulai disini. Gue harus menghadapi culture shock yang nggak habis-habis, dan gue harus belajar untuk mencari teman-teman baru lagi. Nah, di tahun 2015 ini, lagi-lagi gue belajar bahwa nggak semua teman itu baik. Mungkin kalo di Indonesia, cara menghindarinya lebih gampang karena semuanya sesama orang Indonesia. Tapi di Belanda cukup spesial karena mahasiswa Indonesia itu cuma segelintir di antara mahasiswa internasional lain. Jadi mau nggak mau gue harus belajar lebih tegas untuk memilih teman, mana yang baik untuk dijadikan teman dan mana yang cuma bisa menyumbang drama nggak bener dalam hidup.

Puji Tuhan juga, karena gue sekolah di Belanda, gue jadi berkesempatan untuk melihat dunia. Gue jadi bisa pergi bolak-balik Jerman, negara favorit gue sejak kelas 6 SD. Gue juga punya banyak sekali teman-teman dari berbagai negara yang tentunya menambah wawasan gue. Di negara ini, gue berhasil tau gue termasuk jenis orang yang bakal ngapain kalo mabok (jawabannya: gue bakal ngobrol berisik dan sok filosofis banget kalo mabok), gue berhasil belajar jenis-jenis bir dan berhasil menemukan bir kesukaan gue (jawabannya: dunkel bier ala Jerman!)… pokoknya gue belajar banyak hal yang nggak bisa gue pelajari di Indonesia.

Yang paling besar yang terjadi di tahun 2015 adalah gue berhasil membuktikan pada diri gue sendiri dan pada keluarga gue bahwa gue adalah orang dewasa. Selama gue tinggal di Indonesia, gue masih ngerasa gue ini anak-anak, dan orangtua gue punya ekspektasi sendiri tentang gue dan kehidupan gue. Nah waktu orangtua gue dateng kesini di bulan Oktober, gue bener-bener ngerasa bahwa mereka udah nganggep gue sebagai orang dewasa yang bisa milih jalan hidup sendiri. Emang sih gue nggak bilang ini ke mereka, tapi sebagai anak gue berasa sangat dihargai karena akhirnya untuk pertama kalinya bokap gue (Terutama beliau sih) nggak memperlakukan gue kayak anak kecil lagi. Udah gitu, bokap gue juga bilang bahwa dia menyetujui langkah gue berikutnya yaitu untuk mencari pekerjaan disini. Dan untuk sementara, dia mau bantu gue secara finansial untuk bertahan hidup sampe gue dapet kerja. Yippie! Seneng banget rasanya. Walaupun ini sangat bertolak belakang dengan keinginan gue dianggap dewasa oleh orang tua (masa iya udah gede tapi masih minta duit), tapi sejarahnya gue ini sama sekali nggak pernah minta yang aneh-aneh sama orangtua. Jadi menurut gue, ini wajar kalo sekali-kalinya gue minta yang aneh-aneh ya itu untuk menunjang kehidupan gue di masa depan.

Masalah percintaan? Halah, ini nih yang paling lucu dari tahun 2015. Jadi sebelum tahun 2015 ini gue deket sama seorang cowok yang ternyata ujug-ujug pindah ke Belanda juga. Entah kenapa gue kok kayaknya tahan banget bisa suka dan deket sama orang ini, padahal dianya ngasih sinyal nggak jelas, sebentar keliatannya mau tapi sebentar nggak. Terus… di pertengahan bulan ini gue ketemu orang lain dan malah deketnya sama orang lain itu. Jalan Tuhan itu rupanya sungguh aneh, hahaha!

Harapan gue, semoga tahun 2016 yang jaraknya hanya dua hari lagi bisa membawa lebih banyak lagi kebahagiaan untuk gue dan keluarga gue. Semoga keluarga gue semuanya sehat-sehat semua dan kita bisa ketemu lagi. Semoga gue juga bisa cepet dapet kerja di tahun 2016 dan bisa tinggal lebih lama di benua biru karena gue nyadar bahwa gue masih harus banyak banget belajar disini kalau mau sukses di Indonesia.

26 komentar pada “Ada apa di tahun 2015?”

  1. Aku ikut merasa senang dengan ceritamu ini Crystal karena kamu tahu apa yang kamu inginkan. Engga semua orang mempunyai kemampuan atau keberanian seperti kamu. Jalan Tuhan memang sering aneh tapi indah ya, haha.. Wih, kamu suka dunkel juga yah? Aku juga suka Crys. Sudah pernah coba altbier dan kolsch? Eh benar ga ya tulisannya? Haha.. Kata teman, rasanya lebih mantap daripada dunkel, tapi balik lagi itu selera si. All the best to you ya Crys, take care disana πŸ™‚

    Suka

  2. Sukses Crys buat rencana masa depanmu. Sesama yang datang ke Belanda dibulan yang sama dan masih beradaptasi sampai sekarang *adaptasi ga selesai2 haha. Urusan percintaan, jalani saja sesuai panggilan hati. Sesuatu indah pada saat yang tepat πŸ™‚ aku juga baruu saja posting kilas balik 2015.

    Suka

  3. Goodluck yah Chris! Dan salam kenal. Jangan panggil Mbak ah, kok kedengerannya jadi tua banget gue/saya – bingung pake yang manaπŸ˜… Kita seumur ga sih? Tadi liat di blognya lahirnya tahun 91 juga?? πŸ˜€

    Suka

      1. IYA! Wow, ini pertama kalinya ketemu blogger yang persis seumur! Hehe ga nyangka, tadi ampe kaget juga liatnya 😁 Kalo sering ke German boleh mampir ke Denmark sekalian πŸ˜€

        Suka

      2. Hahahaha sama nih! Asik!!!!!! Iya gue kepingin banget ke Denmark. Mungkin tahun depan akan spring break kesana. Steph tinggal di kota mana?

        Suka

      3. Gue tinggal di Aarhus, kota kedua terbesar disini 😁 spring break itu kapan ya kira2? Kuliah disini liburannya selalu dipake buat belajar jadi udah ga inget lagi tanggal2nya 😭

        Suka

      4. Ah! Tau Aarhus kok. Spring break kurang lebih bulan April. Gue kepengen ke Aalborg dan Odense juga hehehe

        Suka

  4. Selamat buat semua pencapaian hidup yang life-changing ini Mbak! Keren banget, banyak perubahan bagus yang mendewasakan. Saya ikut senang kalau tahun ini semua berjalan sesuai rencana, dan jadi dasar buat mimpi-mimpi baru di tahun 2016. Semoga di tahun depan, semua berjalan dengan baik tanpa halangan, dan semoga makin sukses! Cerita-cerita serunya ditunggu, terutama soal persahabatan :haha *kabur*.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.